Tadi siang saya menghadiri kuliah umum Snoop Dreams oleh Professor Samuel Gosling, PhD di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Secara umum, kuliah ini ingin menjelaskan bahwa hal-hal yang terlihat sepele di kehidupan kita sehari-hari — seperti bagaimana tata letak barang di kamar atau ruang kerja kita, musik apa yang kita dengar, profil Facebook atau website kita, cara berdiri, tampilan fisik, dan lain sebagainya — dapat merefleksikan diri dan kepribadian kita yang sebenarnya kepada orang lain.
Domain kepribadian yang coba “diekstrak” atau “ditebak” dari hal-hal yang ditunjukkan seseorang dalam kehidupan sehari-hari meliputi Big Five Personality oleh Costa & McCrae (1987), yaitu keterbukaan seseorang terhadap hal baru, keteraturan (conscientiousness), ekstraversi-intraversi, agreeableness, dan tingkat kecemasan seseorang. Jadi kurang lebih, dari cara saya menata buku-buku koleksi saya di rak buku bisa menunjukkan tingkat keteraturan saya, lemari pakaian saya akan menunjukkan seberapa terikatnya saya dengan orang lain, atau bagaimana saya berpakaian dan berdiri menunjukkan seberapa cemasnya saya dalam berhubungan dengan orang lain. Hal-hal seperti itu.
Bagaimana postingan-postingan saya di Tumblr atau Twitter juga sebenarnya menunjukkan diri saya kepada orang luar, tapi penelitian ini bilang, dan saya sepakat, bahwa jangan terlalu percaya pada apa yang dikatakan oleh laman Facebook, Twitter, tumblr, atau media sosial lainnya dari seseorang; laman itu menunjukkan “ideal-self” dari pengguna, bukan “actual-self.” Jadi, yang ditampilkan seseorang di website mereka kurang lebih adalah orang seperti apa saya mau terlihat, bukan menunjukkan orang seperti apa saya sebenarnya.
Tapi, bagaimanapun, hal ini berguna buat para muda berjiwa stalker di seluruh dunia: hey, ada cara yang heuristic dan terbukti secara ilmiah untuk mengetahui kepribadian seseorang! :)