my life is not about me
Home    Info    Ask    Submit
About: Dina Oktaviani. 22 years of age. Indonesian.

*meleleh*

(via abby-roads)

“Kudekati ranjang ayahku, kuraba kakinya yang kering. Hatiku tersayat. Bukankah kaki itu dulu seperti kakiku juga dan pernah mengembara ke mana-mana? Dan kini kaki itu terkapar di atas kasur ranjang rumahsakit. Bukan kemauannya. Ya, bukan kemauannya. Rupa-rupanya manusia ini tak selamanya bebas mempergunakan tubuh dan hidupnya. Dan kelak begitu juga halnya dengan kakiku. Aku lihat ayah membuka matanya oleh rabaan itu. Dan aku lihat juga ia tersenyum—tetapi bukan senyumnya manusia yang hidup: senyum yang ganjil. Senyum yang mengandung peringatan. “Hidup ini, Anakku, hidup ini tak ada harganya sama sekali. Tunggulah saatnya, dan kelak engkau akan berpikir, bahwa sia-sia saja Tuhan menciptakan manusia di dunia ini.”

Pramoedya Ananta Toer

(Bukan Pasar Malam)

“Aku kena damprat atasanku. Aku mendamprat bawahanku. Bawahanku bolehjadi mendamprat bininya, bininya mendamprat anaknya, dan anaknya mendamprat babu nya. Barulah berhenti, sebab babu adalah manusia terakhir dalam kehidupan. Malam setelah banting tulang sepanjang hari dia akan masuk biliknya, sering lupa makan malam. Dia akan menyerahkan air mata dan pengaduannya kepada Gusti Allah, mengingatkan padaNya akan haknya atas suatu sudut di surga bagi dirinya dan neraka buat majikan. Tapi besok dia akan megabdi lagi – bekerja lagi seperti biasa, dimaki lagi seperti biasa. Meninggalkan majikan? Tak akan! Tepat seperti aku juga. Tak akan tinggalkan dinas betapapun deras hujan dampratan” —Pramoedya Ananta Toer, dalam buku Rumah Kaca (via rahmaaak)

capompous:

So I was sitting there in the bar and this guy comes up to me and he said “My life stinks” and I saw his gold credit card and I saw the way he was looking at people across the room and I looked at his face and you know, what a good looking face, and I just said, “Dude, your perspective on life sucks”. 

capompous:

Love is a drug and you are my cigarette. Love is addiction and you are my Nicorette. Love is a drug like chocolate, like cigarettes. I’m feeling sick, I’ve got to medicate myself

SADGENIC: Date a Girl Who Travels

nayamoeda:

written as a birthday gift for Puti & Dinda.

image

Date a girl who travels. Date a girl who spends her money on a summer road trip instead of fancy dresses. She lives her life adventurously, without fear; and both of you will live your love life as if you’re on a lazy…

“Dekatkan aku pada hal hal yang mendekatkan aku pada-Mu. Jauhkan aku dari apa apa saja yang bisa menjauhkan aku pada-Mu.” —(via sadgenic)
“Aku ingin berkenalan dengan masa lalumu dan menemani masa depanmu. Sekarang, di bangku masing-masing, biarlah mata ini saling menjabat, dan hati semakin merambat.” — Rahne P (via sadgenic)
“Kita terlalu sering berlari sampai memaksakan diri, untuk mengejar yang sempurna, dan lupa beristirahat untuk sesekali menengok semesta. Barangkali ada seorang yang mau menerimamu apa adanya, di sana. Maka berjalanlah saja, jangan terburu-buru dan menjadi salah.” —Tia Setiawati Priatna (via karenapuisiituindah)

Check out this mix on @8tracks: “Cool Britannia”

(Source: 8tracks.com)

"Spin Madly On" theme by Margarette Bacani. Powered by Tumblr.